Dua hari yang lalu Mufid sudah mencapai 45 % di Kelas 3. Setiap hari satu skill, di"dawamkan". Minggu ini Mufid sedang menggarap Sujek "Money". Karena mata uang yang digunakan adalah US $, pada awal sedikit kesulitan, namun dengan bantuan Bapa, skill-skill berikutnya dilalui relatif lancar.
Hal yang kadang membuat ia salah menjawab soal adalah penyakit "Kurang Teliti" dan "Menggampangkan Soal" jika sudah merasa bisa. Dua penyakit yang perlahan harus terus dikikis.
Ini sertifikat untuk 45% Third Gradenya Mufid. Alhamdulillaah...
Tampilkan postingan dengan label Evaluasi HS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Evaluasi HS. Tampilkan semua postingan
Jumat, April 11, 2014
Selasa, April 08, 2014
JADWAL BELAJAR AA MUFID AWAL APRIL - AKHIR JUNI 2014
Setelah dibuat dan diberlakukan jadwal belajar bulan September 2013 lalu, ada beberapa hal yang jadi bahan evaluasi.
1. Jadwal terlalu padat
2. Terlalu banyak subjek (pelajaran)
3, Fleksibilitas waktu yang kurang pas untuk Aa Mufid
4. Karena subjek yang terlalu banyak, Bapa dan Ibu kewalahan untuk membuat bahan ajar serta
5. Disiplin yang kurang dari Bapa dan Ibu selaku fasilitator
Untuk periode April - Juni 2014 dibuat jadwal dengan beberapa adaptasi
1. Waktu dibuat lebih fleksibel, dengan aturan di malam hari semua poin (jdwal) sudah dilaksanakan.
2. Pelajaran diperingkas
3. Tiap hari dibagi tiga bagian :
- Daily Activity (Tilawah, IXL, RAZ dan Baca Buku)
- Outdoor Activity (PAS, Renang, Pramuka dan Kungfu)
- Tematik Agama, Tematik Bahasa, Tematik Sains, Tematik Sosial
Berikut Jadwal yang sudah mulai diberlakukan awal April kemarin
1. Jadwal terlalu padat
2. Terlalu banyak subjek (pelajaran)
3, Fleksibilitas waktu yang kurang pas untuk Aa Mufid
4. Karena subjek yang terlalu banyak, Bapa dan Ibu kewalahan untuk membuat bahan ajar serta
5. Disiplin yang kurang dari Bapa dan Ibu selaku fasilitator
Untuk periode April - Juni 2014 dibuat jadwal dengan beberapa adaptasi
1. Waktu dibuat lebih fleksibel, dengan aturan di malam hari semua poin (jdwal) sudah dilaksanakan.
2. Pelajaran diperingkas
3. Tiap hari dibagi tiga bagian :
- Daily Activity (Tilawah, IXL, RAZ dan Baca Buku)
- Outdoor Activity (PAS, Renang, Pramuka dan Kungfu)
- Tematik Agama, Tematik Bahasa, Tematik Sains, Tematik Sosial
Berikut Jadwal yang sudah mulai diberlakukan awal April kemarin
JADWAL HARIAN AA MUFID
AHAD
|
SENIN
|
SELASA
|
RABU
|
KAMIS
|
JUM AT
|
SABTU
| ||
TILAWAH
|
TILAWAH
|
TILAWAH
|
TILAWAH
|
TILAWAH
|
TILAWAH
|
TILAWAH
| ||
IXL
|
IXL
|
IXL
|
IXL
| |||||
RAZ
|
RAZ
|
RAZ
|
RAZ
| |||||
BACA
|
BACA
|
BACA
|
BACA
|
BACA
|
BACA
| |||
PAS
|
RENANG
|
PRAMUKA
|
TAHSIN
| |||||
KUNGFU
| ||||||||
TEMATIK (AGAMA)
|
COOKING TIME
|
TEMATIK (BAHASA)
|
TEMATIK(SAINS)
|
TEMATIK (SOSIAL)
| ||||
Minggu, Maret 23, 2014
Page FB Amany Aulady Homeschooling
Setelah mencoba beberapa cara untuk mendokmentasikan kegiatan harian anak-anak, ternyata satu yang relatif lebih bertahan yaitu dengan menuliskannya di Page Facebook.
Setelah dipikir kenapa kok bisa bertahan ya? Hmmm rupanya karena saya masih terjangkit candu facebook dan belum sembuh total untuk tidak mengunjunginya. Walhasil akses untuk menulis di pagepun lebih mudah.
Baru saja saya buka-buka kembali tulisan-tulisan disana. tak terasa sejak medio Juli 2013 saya awali, berarti sudah sekitar 7 bulan-an. Lumayan, mulai terasa manfaatnya. Jika dilihat kegiatan menceritakan apa-apa yang anak-anak kerjakan seharian itu (dan hanya dilihat pada hari itu) seperti hal yang tak banyak gunanya dan cenderung narsis, namun 7 bulan berlalu, catatan itu menjelma menjadi rangkaian aktifitas anak-anak yang seru untuk disimak serta menjadi bahan evaluasi yang cukup detail disamping dokumentasi foto dan video yang sempat diabadikan.
Terlihat kegiatan mana yang berulang, mana yang benyak manfaat, mana yang perlu dikurangi juga terbaca tumbuh kembang anak-anak dalam beberapa hal. Oh yaa, hal-hal lucu, celotehan dan moment istimewa pun jadi teringat kembali.
Setelah dipikir kenapa kok bisa bertahan ya? Hmmm rupanya karena saya masih terjangkit candu facebook dan belum sembuh total untuk tidak mengunjunginya. Walhasil akses untuk menulis di pagepun lebih mudah.
Baru saja saya buka-buka kembali tulisan-tulisan disana. tak terasa sejak medio Juli 2013 saya awali, berarti sudah sekitar 7 bulan-an. Lumayan, mulai terasa manfaatnya. Jika dilihat kegiatan menceritakan apa-apa yang anak-anak kerjakan seharian itu (dan hanya dilihat pada hari itu) seperti hal yang tak banyak gunanya dan cenderung narsis, namun 7 bulan berlalu, catatan itu menjelma menjadi rangkaian aktifitas anak-anak yang seru untuk disimak serta menjadi bahan evaluasi yang cukup detail disamping dokumentasi foto dan video yang sempat diabadikan.
Terlihat kegiatan mana yang berulang, mana yang benyak manfaat, mana yang perlu dikurangi juga terbaca tumbuh kembang anak-anak dalam beberapa hal. Oh yaa, hal-hal lucu, celotehan dan moment istimewa pun jadi teringat kembali.
Kamis, Februari 27, 2014
Masih Tentang Renang
Abis posting tentang renang sebelumnya, iseng liat-liat dokumentasi beberapa bulan kebelakang. Eh nemu yang ini.
Byuuuuurr Kecipak-Kecipuk #2
Alhamdulillah, setelah direnungi banyak juga yang sudah kami peroleh selama setahun ini. Skill renang bertambah, ketahanan fisik dan psikis menghadapi tantangan cuaca, kebersamaan yang hangat, rekreasi murah meriah karena sepanjang perjalanan disuguhi view pegunungan serta deretan kebun sayuran yang menyejukkan mata.
***
Kali ini ibu ingin cerita tentang perkembangan skill renang kami semua sampai hari ini.
Bapa : Tujuan utamanya adalah untuk menormalkan gerak kaki-tangan sebelah kiri (pasca stroke) dengan kaki-tangan sebelah kanan. Gerakan meluncur dengan sesekali gaya dada untuk tangan lumayan memberikan efek positif. Sampai hari ini kepakan kaki kiri hampir sama dengan kanan begitu pula tangan. Tak bisa dipaksakan dari tepi ke tepi seberang karena bisa kram si kaki atau paha kiri. Dilakukan enjoy sekuatnya tanpa target yang penting treatment kontinyu.
Alhamdulillaah salah satu manfaat yang dirasa adalah stamina menjalani aktifitas harian lebih stabil, sudah bisa bawa motor setengah harian seminggu dua-tiga kali.
Ibu : sebelum hamil ibu punya terget 10 kali bolak balik (panjang kolam kurleb 10 m) dengan bergantian tiga gaya kecuali gaya punggung yang belum bisa stabil (sempet bisa cuma lama ngga dipake jadi harus berlatih lagi deh). Setelah hamil masih tetap berenang dengan fokus pengaturan pernafasan dan target diturunkan jadi 5-6 kali bolak balik. fleksibel tergantung kondisi stamina. Alhamdulillaah setelah renang badan lebih fit walau sempat agak sedikit lelah, biasanya dibalas dengan istirahat yang cukup.
Setelah lancar di level 2, lanjut level 3 (tingginya setelinga Mufid) jadi jika berdiri tanpa jinjit mulut dan hidung terendam. Sempat nyalinya ciut karena takut tenggelam katanya. Triknya adalah setiap jalan didampingi oleh Bapa atau Ibu. Awalnya memang sempat beberapa kali hidungnya kemasukan air karena panik dan belum bisa atur nafas. Perlahan kami terus support dia, meyakinkan dia bahwa dia bisa jika dia mau bertahan terus mencoba. Dua-tiga bulan masa adaptasi di level 3.
Satu bulan terakhir di level 3 ini sudah bisa meluncur sejauh 5 m lanjut 5 meter berikutnya. Ibu lihat kepanikan sudah jauh berkurang, atur nafas mulai teratur dan mulai enjoy.
Oh ya, karena penasaran melihat Bapa dan Ibu "beroperasi" di level 4 dan 5 (150 cm lebih), dua minggu terakhir Mufid uji nyali di level 4 dan ternyata dia bisa tanpa berhenti sampai pembatas tengah kolam (berarti 5 m).
Bukan sanginis kalau tidak pandai membuat keseruan-keseruan. Biasanya setelah "berlatih" serius, Mufid lanjut main sama Vira, Entah itu main ciprat, gelinding ban di air atau bersantai diatas ban dengan kacamata renang plus tumpang kaki. Begitulah cara si sanguinins menikmati proses.
Vira : putri Bapa dan Ibu yang satu ini memang masih dalam tahap pengenalan. Mulai dari memasukkan kaki sampai lutut ke dalam air, masuk kolam, pakai ban dipeluk ibu, sempat mogok ngga mau masuk kolam juga.
Dua bulanan ke belakang mulai mau masuk kolam lagi, pakai ban, dipeluk ibu gerak gerak kaki sambil didorong ibu berkeliling di level 1 sampai level 3. Kadang balapan sama Bapa atau Aa mufid. Dua minggi terakhir Vira belajar menyelam. Menyelam versi Vira adalah melepas ban dan memasukkan sebagian kepala bagian muka ke dalam air beberapa detik kemudian menariknya kembali sambil berteriak girang "Vila bisa menyelaaaam". Kemajuan besar buat Vira :)
***
Atas semua perkembangan, kebahagiaan dan kebersamaan ini Ibu mengucap syukur sepenuh hati, semoga hal sedehana ini dibukukan Alloh sebagai ibadah menjaga amanah tubuh. Aamiin
Label:
Evaluasi HS,
Mufid,
Navira,
Olahraga,
Renang
Langganan:
Postingan (Atom)





